Friday, 03 September 2010
Kepemimpinan Dalam Tinjauan Psikologi Sosial
Written by kampusciamis.com    Wednesday, 03 February 2010 23:20    PDF Print E-mail

leadPsikologi secara etimologi berasal dari bahasa Yunani “Psyche” artinya Jiwa dan “logos” artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa. (Ahmadi, 1991: 1). Psikologi sosial secara terminology diartikan Hubert Borner sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia. (Ahmadi, 1991: 2).
Perbedaan umum antara psikologi social dengan psikologi umum dan sosiologi.

Psikologi umum.
Maslah-maslah yang di bahas oleh psikologi umum ialah gejala-gejala jiwa manusia, seperti perasaan, kemauan, berfikir yang semuanya terlepas dari alam sekitar. Jadi seolah-olah manusia mempunyai kemampuan-kemampuan yang lepas dari alam semesta.


Psikologi sosial

Pada psikologi ini yang dibicarakan adalah manusia sebagai anggota masyarakat. Jadi meninjau interaksi dalam kelompok, bagaimana hubungan individu yang satu dengan yang lain dalam kelompok itu.

Sosiologi

Pada sosisiologi masalah yang dibicarakan adalah tentang kelompok-kelompok manusia sebagai satu kesatuan. Misalnya tentang macam-macam kelompok, perubahan-perubahannya, macam-macam pimpinan dan sebagainya.

Pengertian kepemimpinan

Kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain sehingga orang tersebut bertingkah laku sebagaimana yang dikehendaki oleh orang itu disebut dengan kepemimpinan. Pengertian kepemimpinan ini dijelaskan Drs. Abu Ahmadi ( 1991 : 123), menurutnya’Kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan dari seseorang (yaitu leader) untuk mempengaruhi orang lain( yaitu yang dipimpin atau pengikut-pengikut) sehingga orang tersebut bertingkah laku sebagaimana dikehendaki oleh pemimpin tersebut.

Kepemimpinan terbagi kepada dua  Pertama kepemimpinan sebagai kedudukan, artinya kepemimpinan merupakan sesuatu yang kompleks yaitu terdiri dari hak-hak dan kewajiban-kewajiban yang dimiliki oleh seseorang atau oleh suatu badan. Kepemimpinan ini bersifat formal (formal leadership) sebab kepemimpinan ini bersimpul didalam suatu jabatan.  Kedua kepemimpinan sebagai proses social. Artinya kepemimpinan meliputi segala tindakan yang dilakukan seseorang atau suatu badan yang menyebabkan gerak dari warga masyarakat. Kepemimpinan ini bersifat tidak resmi sedab kepemimpinan ini berdasarkan pengakuan dari masyarakat akan kemampuan seseorang untuk menjalankan kepemimpinan.

Ada beberapa definisi kepemimpinan yang dikutif Drs. Abu Ahmadi dalam bukunya Psikologi sosial ( 1991 : 123), menurutnya definisi kepemimpinan ini satu sama lain dapat saling melengkapi:

  1. Menurut boring, langeveld dan weld:

Kepemimpinan adalah hubungan dari individu terhadap bentuk suatu kelompok dengan maksud untuk dapat menyelesaikan beberapa tujuan.

  1. Menurut George R Terry:

Kepemimpinan adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang agar suka rela bersedai menuju kenyataan tujuan bersama.

  1. Menurut H. Goldhamer and Ea. Shils;

Kepemimpinan adalah tindakan perilaku yang dapat mempengaruhi tingkah laku orang-orang lain yang dipimpinnya.

  1. Menurut Ordway Tead:

Kepemimpinan adalah aktifitas mempengaruhi orang-orang untuk bekerjasama menuju pada kesesuaian tujuan yang mereka inginkan.

  1. Menurut John ptiffner:

Kepemimpinan merupakan seni dalam mengkoordinasikan dan mengarahkan individu atau kelompok untuk mencapai suatu tujuan yang dikehendaki.

Unsur-usur dalam kepemimpinan:

1. Unasur Manusia

Manusia sebagai pemimpin ataupun yang di pimpin, mereka melakukan interaksi didalam ruang lingkup kepemimpinan tersebut. Interaksi yang mereka bangun akan sangat berpengaruh dari sifat dan karakter seorang pemimpin tersebut. Hubungan yang dipimpin dan sifat pemimpin serta bagaimana memperlakukan manusia

2. Unasur Sarana

Unsur sarana kepemimpinan yang dimaksud adalah bekal pengetahuan dan pengalaman yang menyangkut masalah manusia dan kelompok. Dasar ilmu pengetahuan yang digunakan dalam hal ini ialah ilmu psikologi, sosiologi, management dan lain sebagainya.  Ketiga ilmu ini perlu dikuasai oleh seorang pemimpin karena sangat membantu didalam menjalankan roda kepemimpinannya.

3. Unsur tujuan

Kepemimpinan itu akan terarah kalau ada tujuan yang hendak dicapai. Tujuan ini merupakan sasaran akhir dari sebuah kepemimpinan. Ke arah mana kelompok atau organisasi itu hendak di bawa atau digerakan unsur tujuan inilah yang menentukannya. Karena itu jika organisasi ingin berjalan dengan baik maka factor pertama yang harus ditanyakan oleh sang pemimpin ialah apa yang penting bagi organisasi saat ini. Dari pertanyaan ini kelompok akan digerakan untuk mencapai target yang hendak dicapai.


 

Add comment


Security code
Refresh

Terima kasih telah berkunjung ke website kami yang sederhana ini. Semoga tulisan kami bermanfaat bagi pembaca semuanya. Jika tulisan ini dirasa bermanfaat dan anda ingin mengkopi sebagian atau keseluruhan tulisan, dimohon menyertakan sumber www.kampusciamis.com kami akan sangat menghargainya. Tapi jika anda merasa dengan menyertakan sumber dirasa kurang pantas, maka silahkan meng-kopi tanpa menyertakan sumber. Semoga tulisan-tulisan yang ada dalam website ini berguna.

Masukan Alamat Email Anda untuk berlangganan Gratis:

Delivered by FeedBurner