Jumat, 12 Maret 2010
Menggugah Kesadaran Berpolitik di Kalangan Mahasiswa
Ditulis oleh Tohirin    Sabtu, 06 Pebruari 2010 15:12    PDF Cetak Email
Indeks Artikel
Menggugah Kesadaran Berpolitik di Kalangan Mahasiswa
Peran Strategis Mahasiswa dalam Politik
Penutup
Semua Halaman
checkmatePolitik secara etimologis berasal dari kata dalam bahasa Yunani polis yang berarti kota yang dianggap negara yang terdapat dalam kebudayaan Yunani. Dari kata polis diturunkan dan dihasilkan kata-kata seperti politeia (segala sesuatu yang berhubungan dengan negara), polites (warga negara), politikos (ahli negara), politeke techne (kemahiran berpolitik), politeke episteme (ilmu politik), dan kemudian istilah polis diadaptasi oleh orang Romawi sehingga menghasilkan istilah ars politica yang berarti pengetahuan tentang negara atau penguasaan terhadap masalah-masalah kenegaraan.


Dalam Islam politik dikenal dengan sebutan al-siyasah atau daulah. Kata al-siyasah dijumpai dalam kajian-kajian hukum yaitu ketika berbicara immamah (kepemimpinan) sehingga sering didengar istilah fiqih siyasah. Sedangkan daulah pada mulanya dalam Al-quran digunakan untuk kasus penguasaan harta di kalangan orang-orang kaya (aghniya) yang pada tahapan selanjutnya dengan mekanisme zakat sirkulasi harta bisa lebih proporsional tidak hanya di kalangan orang kaya saja. Dalam perkembangan selanjutnya kata daulah digunakan dalam masalah politik yang sifatnya berpindah dari satu tangan ke tangan lainnya. Namun baik siyasah maupun daulah keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu kesejahteraan umum (li maslahah al-ummah).

Secara terminologis politik adalah berbagai upaya yang dilakukan dalam merumuskan atau menentukan dan  mencapai tujuan sebuah negara. Sehingga ilmu politik didefinisikan sebagai suatu cara memperoleh kekuasaan, mempertahankan, dan mengatur hubungan negara dengan negara, negara dengan rakyat atau sebaliknya. Orang yang pertama menggunakan istilah ilmu politik (science politique) adalah Jean Bodin pada chevf d’oeuvre dalam bukunya Les Six de La Republique yang akhirnya pada tahun 1606 istilah tersebut dipergunakan pula oleh Thomas Fitzherbert, Jeremy Bentham, dan William Godwin.

Dari uraian sekilas di atas dapat kita ketahui bahwa beberapa aspek fundamental dari politik adalah cara mendapatkan kekuasaan, memelihara atau menggunakannya, yang kesemuanya bermuara pada tujuan pencapaian kebaikan bersama. Berbicara mengenai cara mendapatkan kekuasaan sistem politik kita masih menggunakan partai sebagai alat untuk duduk baik pada lembaga legislatif maupun jabatan starategis di eksekutif (presiden, gubernur, dan bupati atau walikota). Karena peran partai politik masih sangat signifikan maka peran warga masyarakat pun sangat signifikan bagi terciptanya iklim politik yang demokratis.

Semua warga negara berhak untuk berpartisipasi dalam formulasi, implementasi, dan mengawasi kebijakan negara yang digulirkan. Derivasinya karena birokrasi negara secara hirarkis ada dari tingkat pusat sampai daerah maka pembagian peran politik warga negara pun harus dilakukan pula dari pusat sampai daerah. Dalam pembagian peran tersebut tentu saja mahasiswa mempunyai peran yang sangat strategis dalam mengawal kekuasaan agar memproduksi kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Berpolitik di kalangan mahasiswa tidak mesti  melalui partai politik, tetapi ia dapat menyalurkan aspirasi politiknya melalui gerakan-gerakan di ekstra parlemen. Peran-perannya dapat memberikan pengaruh terhadap kebijakan yang akan digulirkan.


 

Add comment


Security code
Refresh

Terima kasih telah berkunjung ke website kami yang sederhana ini. Semoga tulisan kami bermanfaat bagi pembaca semuanya. Jika tulisan ini dirasa bermanfaat dan anda ingin mengkopi sebagian atau keseluruhan tulisan, dimohon menyertakan sumber www.kampusciamis.com kami akan sangat menghargainya. Tapi jika anda merasa dengan menyertakan sumber dirasa kurang pantas, maka silahkan meng-kopi tanpa menyertakan sumber. Semoga tulisan-tulisan yang ada dalam website ini berguna.

Masukan Alamat Email Anda untuk berlangganan Gratis:

Delivered by FeedBurner